Jumat, 07 April 2017
Rabu, 15 Maret 2017
Sabtu, 11 Februari 2017
Jumat, 10 Februari 2017
POLA BILANGAN
POLA BILANGAN
Barisan
bilangan merupakan
urutan bilangan yang dibuat dengan aturan tertentu. Barisan aritmetika
merupakan suatu barisan bilangan yang setiap pasangan suku-suku yang berurutan
memiliki selisih yang sama. Contoh dari barisan aritmetika adalah sebagai
berikut.
7, 10, 13,
16, 19, …
Perhatikan
bahwa setiap pasangan berurutan pada barisan tersebut memiliki selisih yang
sama, yaitu 10 – 7 = 13 – 10 = 16 – 13 = 19 – 16 = 3. Selisih bilangan-bilangan
berurutan pada barisan aritmetika disebut beda, dan biasanya disimbolkan
dengan b. Sedangkan bilangan-bilangan yang menyusun barisan disebut suku.
Suku ke-n dari suatu barisan disimbolkan dengan Un.
Sehingga U5 merupakan simbol dari suku ke-5. Khusus untuk
suku pertama dari suatu barisan, disimbolkan dengan a.
Suku ke-n
Barisan Aritmetika
Pasangan
suku-suku berurutan pada barisan aritmetika memiliki beda yang sama, sehingga:
U2
= a + b
U3 = U2 + b = (a + b) + b = a + 2b
U4 = U3 + b = (a + 2b) + b = a + 3b
U5 = U4 + b = (a + 3b) + b = a + 4b
U3 = U2 + b = (a + b) + b = a + 2b
U4 = U3 + b = (a + 2b) + b = a + 3b
U5 = U4 + b = (a + 3b) + b = a + 4b
Dari pola di
atas, dapatkah ditentukan suku ke-7, suku ke-23, dan suku ke-50? Dengan
menggunakan pola di atas, dapat diketahui dengan mudah suku ke-7, suku ke-23,
dan suku ke-50 dari barisan tersebut.
U7
= a + 6b
U23 = a + 22b
U50 = a + 49b
U23 = a + 22b
U50 = a + 49b
Sehingga
suku ke-n dari barisan aritmetika dapat ditentukan dengan menggunakan
rumus berikut:
Un
= a + (n – 1)b, untuk n bilangan asli
Deret
Aritmetika
Deret
aritmetika merupakan penjumlahan dari semua anggota barisan aritmetika secara
berurutan. Berikut ini merupakan salah satu contoh dari deret aritmetika.
7 + 10 + 13
+ 16 + 19 + …
Bagaimana
cara menentukan hasil dari deret aritmetika, jika diambil n suku
pertama? Misalkan akan dijumlahkan 5 suku pertama dari barisan 7, 10, 13, 16,
19, …
7 + 10 + 13
+ 16 + 19 = 65
Bagaimana
jika yang akan ditentukan adalah jumlah dari 100 suku pertama? Tentunya kita
akan kesulitan untuk menghitungnya satu persatu. Berikut ini adalah cara
menentukan jumlah dari 5 suku pertama barisan aritmetika di atas tetapi dengan
cara yang berbeda.
Misalkan S5
= 7 + 10 + 13 + 16 + 19, maka
Sehingga
nilai S5, jumlah 5 suku pertama dari barisan tersebut, adalah
26 × 5 : 2 = 65.
Perhatikan
bahwa S5 di atas dapat dicari dengan mengalikan hasil
penjumlahan suku pertama dan suku ke-5, dengan banyaknya suku pada barisan,
kemudian dibagi dengan 2. Analogi dengan hasil ini, jumlah n suku
pertama dari suatu barisan dapat dicari dengan rumus berikut:
Sn
= (a + Un) × n : 2
Karena Un
= a + (n – 1)b, maka rumus di atas menjadi,
Sn
= (2a + (n – 1)b) × n : 2
Rabu, 08 Februari 2017
Selasa, 07 Februari 2017
PEMBUATAN BLOG SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN
Bangun Ruang Sisi Lengkung
Pengertian
Bangun Ruang Sisi Lengkung
Bangun ruang sisi
lengkung adalah kelompok bangun ruang yang memiliki bagian-bagian yang
berbentuk lengkungan. Biasanya bangun ruang tersebut memiliki selimut ataupun
permukaan bidang. Yang termasuk ke dalam bangun ruang sisi lengkung adalah
tabung, kerucut, dan bola.
Tabung
Tabung merupakan
sebuah bangun ruang yang dibatas oleh dua bidang berbentuk lingkaran pada
bagian atas dan bawahnya. Kedua lingkaran tersebut memiliki ukuran yang sama
besar serta kongruen. Keduanya saling berhadapan sejajar dan dihubungkan oleh
garis lurus. unsur-unsur yang ada pada tabung diantaranya adalah:
t =
tinggi tabung
r =
jari-jari
Rumus-Rumus
Yang Berlaku untuk Tabung:
Luas Alas = Luas
Lingkaran = πr2
Luas Tutup = Luas Alas
= πr2
Luas Selimut =
Keliling Alas × Tinggi = 2πr × t = 2πrt
Luas Permukaan Tabung
= Luas Alas + Luas Tutup + Luas Selimut
Luas Permukaan Tabung
= πr2 + πr2 + 2πrt
Luas Permukaan Tabung
= 2πr2 + 2πrt
Luas Permukaan Tabung
= 2πr(r + t )
Volume Tabung = Luas
Alas × Tinggi
Volume Tabung = πr2 x t
Volume Tabung = πr2 t
Kerucut
kerucut merupakan
sebuah bangun ruang yang alasnya berbentuk lingkaran dan dibatasi oleh
garis-garis pelukis yang mengelilinginya membentuk sebuah titik puncak.
unsur-unsur yang ada pada kerucut adalah:
t =
tingi kerucut
r =
jari-jari alas kerucut
s =
garis pelukis
Rumus-Rumus
Yang Berlaku untuk Kerucut:
Luas alas = luas
lingkaran = πr2
Luas selimut = Luas
Juring
Luas selimut = panjang
busur x luas lingkaran
keliling
lingkaran
Luas Selimut = 2πr x πs2
2πs
Luas Selimut = πrs
Luas Permukaan Kerucut
= Luas alas + Luas Selimut
Luas Permukaan Kerucut
= πr2 + πrs
Luas Permukaan Kerucut
= πr (r + s)
Volume Kerucut = 1/3 x
volume tabung
Volume Kerucut = 1/3 x
luas alas x tinggi
Volume Kerucut = 1/3 x
πr2 x t
Volume Kerucut = 1/3πr2t
Bola
bola merupakan sebuah
bangun ruang yang memiliki titik pusat dan membentuk titik-titik dengan
jari-jari yang sama yang saling berbatasan. unsur-unsur yang ada pada bola
adalah:
r =
jari-jari bola
Rumus-Rumus
Yang Berlaku untuk Bola:
Luas Permukaan Bola =
2/3 x Luas Permukaan Tabung
Luas Permukaan Bola =
2/3 x 2πr (r + t)
Luas Permukaan Bola =
2/3 x 2πr (r + 2r)
Luas Permukaan Bola =
2/3 x 2πr (3r)
Luas Permukaan Bola =
4πr2
Volume Bola = 4/3πr3
Luas Belahan Bola
Padat = Luas 1/2 Bola + Luas Penampang
Luas Belahan Bola
Padat = 1/2 x 4πr2 + πr2
Luas Belahan Bola
Padat = 2πr2 + πr2
Luas Belahan Bola
Padat = 3πr2
Contoh Soal Bangun Ruang Sisi Lengkung
Contoh
Soal 1
Diketahui
sebuah tabung memiliki ukuran jari-jari 10 cm dan tinggi 30 cm. Maka coba
hitunglah:
- volume
tabung
- luas
alas tabung
- luas
selimut tabung
- luas
permukaan tabung
Penyelesaiannya:
Volume
tabung
V = π r2 t
V = 3,14
x 10 x 10 x 30 = 9432 cm3
Luas
alas tabung
L = π r2
L = 3,14
x 10 x 10 = 314 cm2
Luas
selimut tabung
L = 2 π
r t
L = 2 x
3,14 x 10 x 30
L = 1884
cm2
Luas
permukaan tabung
Luas
permukaan tabung = luas selimut + luas alas + luas tutup (luas tutup = luas
alas)
L =
1884 + 314 + 314= 2512 cm2
Contoh
Soal 2
Dketahui
sebuah topi petani berbentuk kerucut memiliki jari-jari sebesar 500cm dan
garis pelukis s = 300 cm, maka tentukanlah:
- tinggi
kerucut
- volume
kerucut
- luas
selimut kerucut
- luas
permukaan kerucut
Penyelesaianya:
tinggi
kerucut
Tinggi
kerucut dapat diketahui dengan menggunakan rumus phytagoras:
t2 = s2 − r2
t2 = 3002 − 5002
t2 = 1600000
t =
√1200 = 400 cm
volume
kerucut
V = 1/3
π r2 t
V = 1/3
x 3,14 x × 500 x 500 x 400
V =
104666667cm3
luas
selimut kerucut
L = π r
s
L = 3,14
x 500 x 300
L = 4
71000 cm2
luas
permukaan kerucut
L = π r
(s + r)
L = 3,14
x 300 (500 + 300)
L = 3,14
x 300 x 800 = 7 53600 cm2
Contoh
Soal 3
Bila sebuah bola basket memiliki
jari-jari sebesar 40cm, maka coba kalian tentukan luas permukaan serta volume
dari bola basket tersebut!
Penyelesaiannya:
luas permukaan bola
L = 4π r2
L = 4 x 3,14 x 40 x 40
L = 20096 cm2
volume bola
V = 4/3 π r3
V = 4/3 x 3,14 x 40 x 40 x 40
V = 267946,67 cm3
Senin, 06 Februari 2017
BANGUN RUANG SISI LENGKUNG..... artikel, gambar, video & audio
Bangun Ruang Sisi Lengkung
Pengertian
Bangun Ruang Sisi Lengkung
Bangun ruang sisi
lengkung adalah kelompok bangun ruang yang memiliki bagian-bagian yang
berbentuk lengkungan. Biasanya bangun ruang tersebut memiliki selimut ataupun
permukaan bidang. Yang termasuk ke dalam bangun ruang sisi lengkung adalah
tabung, kerucut, dan bola.
Tabung
Tabung merupakan
sebuah bangun ruang yang dibatas oleh dua bidang berbentuk lingkaran pada
bagian atas dan bawahnya. Kedua lingkaran tersebut memiliki ukuran yang sama
besar serta kongruen. Keduanya saling berhadapan sejajar dan dihubungkan oleh
garis lurus. unsur-unsur yang ada pada tabung diantaranya adalah:
t =
tinggi tabung
r =
jari-jari
Rumus-Rumus
Yang Berlaku untuk Tabung:
Luas Alas = Luas
Lingkaran = πr2
Luas Tutup = Luas Alas
= πr2
Luas Selimut =
Keliling Alas × Tinggi = 2πr × t = 2πrt
Luas Permukaan Tabung
= Luas Alas + Luas Tutup + Luas Selimut
Luas Permukaan Tabung
= πr2 + πr2 + 2πrt
Luas Permukaan Tabung
= 2πr2 + 2πrt
Luas Permukaan Tabung
= 2πr(r + t )
Volume Tabung = Luas
Alas × Tinggi
Volume Tabung = πr2 x t
Volume Tabung = πr2 t
Kerucut
kerucut merupakan
sebuah bangun ruang yang alasnya berbentuk lingkaran dan dibatasi oleh
garis-garis pelukis yang mengelilinginya membentuk sebuah titik puncak.
unsur-unsur yang ada pada kerucut adalah:
t =
tingi kerucut
r =
jari-jari alas kerucut
s =
garis pelukis
Rumus-Rumus
Yang Berlaku untuk Kerucut:
Luas alas = luas
lingkaran = πr2
Luas selimut = Luas
Juring
Luas selimut = panjang
busur x luas lingkaran
keliling
lingkaran
Luas Selimut = 2πr x πs2
2πs
Luas Selimut = πrs
Luas Permukaan Kerucut
= Luas alas + Luas Selimut
Luas Permukaan Kerucut
= πr2 + πrs
Luas Permukaan Kerucut
= πr (r + s)
Volume Kerucut = 1/3 x
volume tabung
Volume Kerucut = 1/3 x
luas alas x tinggi
Volume Kerucut = 1/3 x
πr2 x t
Volume Kerucut = 1/3πr2t
Bola
bola merupakan sebuah
bangun ruang yang memiliki titik pusat dan membentuk titik-titik dengan
jari-jari yang sama yang saling berbatasan. unsur-unsur yang ada pada bola
adalah:
r =
jari-jari bola
Rumus-Rumus
Yang Berlaku untuk Bola:
Luas Permukaan Bola =
2/3 x Luas Permukaan Tabung
Luas Permukaan Bola =
2/3 x 2πr (r + t)
Luas Permukaan Bola =
2/3 x 2πr (r + 2r)
Luas Permukaan Bola =
2/3 x 2πr (3r)
Luas Permukaan Bola =
4πr2
Volume Bola = 4/3πr3
Luas Belahan Bola
Padat = Luas 1/2 Bola + Luas Penampang
Luas Belahan Bola
Padat = 1/2 x 4πr2 + πr2
Luas Belahan Bola
Padat = 2πr2 + πr2
Luas Belahan Bola
Padat = 3πr2
Contoh Soal Bangun Ruang Sisi Lengkung
Contoh
Soal 1
Diketahui
sebuah tabung memiliki ukuran jari-jari 10 cm dan tinggi 30 cm. Maka coba
hitunglah:
- volume
tabung
- luas
alas tabung
- luas
selimut tabung
- luas
permukaan tabung
Penyelesaiannya:
Volume
tabung
V = π r2 t
V = 3,14
x 10 x 10 x 30 = 9432 cm3
Luas
alas tabung
L = π r2
L = 3,14
x 10 x 10 = 314 cm2
Luas
selimut tabung
L = 2 π
r t
L = 2 x
3,14 x 10 x 30
L = 1884
cm2
Luas
permukaan tabung
Luas
permukaan tabung = luas selimut + luas alas + luas tutup (luas tutup = luas
alas)
L =
1884 + 314 + 314= 2512 cm2
Contoh
Soal 2
Dketahui
sebuah topi petani berbentuk kerucut memiliki jari-jari sebesar 500cm dan
garis pelukis s = 300 cm, maka tentukanlah:
- tinggi
kerucut
- volume
kerucut
- luas
selimut kerucut
- luas
permukaan kerucut
Penyelesaianya:
tinggi
kerucut
Tinggi
kerucut dapat diketahui dengan menggunakan rumus phytagoras:
t2 = s2 − r2
t2 = 3002 − 5002
t2 = 1600000
t =
√1200 = 400 cm
volume
kerucut
V = 1/3
π r2 t
V = 1/3
x 3,14 x × 500 x 500 x 400
V =
104666667cm3
luas
selimut kerucut
L = π r
s
L = 3,14
x 500 x 300
L = 4
71000 cm2
luas
permukaan kerucut
L = π r
(s + r)
L = 3,14
x 300 (500 + 300)
L = 3,14
x 300 x 800 = 7 53600 cm2
Contoh
Soal 3
Bila sebuah bola basket memiliki
jari-jari sebesar 40cm, maka coba kalian tentukan luas permukaan serta volume
dari bola basket tersebut!
Penyelesaiannya:
luas permukaan bola
L = 4π r2
L = 4 x 3,14 x 40 x 40
L = 20096 cm2
volume bola
V = 4/3 π r3
V = 4/3 x 3,14 x 40 x 40 x 40
V = 267946,67 cm3

